bikerrrrr'z only

Rabu, 09 September 2009

spesifikasi honda cbr (me)





Spesifikasi:

Engine : 4 Stroke, DOHC 4 Valves, Liquid Cooled

Cylinder Capacity : 149.4 CC.

Bore x Stroke : 63.5 x 47.2 mm.

Compression Ratio : 11: 1

Engine Start Type : Electric Start

Ignition : CDI DC

Sparking Plug : CR8E (NGK) or U24ESR-N (DENSO)

Transmission : 6 Speeds

Clutch Type : Wet, Multiple Disks

Gear Ratio * : 1 3.038

2 1.941

3 1.500

4 1.227

5 1.041

6 0.923

Gear Ratio Primary / Last : 3.260 / 2.933

Dimension (W x L x H) : 652 x 1,910 x 1,065 mm.

Wheel Base : 1,286 mm.

Ground Clearance : 172 mm.

Seat Height : 776 mm.

Caster / Trail Space : 25

Degree / 88 mm.

Dry Weight : 115 Kgs.

Suspension Front : Telescopic

Suspension Rear : Monoshock

Brake Type Front : Disc Brake, Disc Plate Size 276 mm.

Brake Type Rear : Disc Brake, Disc Plate Size 220 mm.

Tyre Size Front : 80 / 90 – 17 M/C 44P (Tubeless)

Tyre Size Rear : 100 / 80 – 17 M/C 52P (Tubeless)

Battery : MF Size 12 V. – 5 Ah

Fuel Tank Capacity : 10 Liters

Fuel Type : Unleaded Gasoline Octane 91 Up

  • d'story

motor kesayangan gw, (cbr 150r). desainnya sih turunan dari CBR 600 F4.. gw punya ni motor sejak taun 2007 bulan desember., waktu gw klz 2 sma., d motor ni banyak bgt kenangan2 yg bsa gw lpain.,.

wktu it yg nma'a cbr masih lumayan jarang., bahkan duplikatnyapun blum ad alyas masi blum pd tw., jd puas banget pke ni motor., tapi memasuki pertengahan tahun 2008 mulai byk dah tu motor pabrikan cina yg menyamai motor gw., yg gw kesel dari pemilik motor cbr palsu itu karna kebanyakan dr mereka terlalu bnyk gaya nd sombong klo d jalan., pke d ganti sgala lah lambangnya pke pny honda., "biar d bilang cbr x yah"., tp tetep aj kualitas tu bsa ngebuktiin.,. hahaa

klo menurut gw ni motor pny kelemahan., jika berkendara biasa lalu turun gigi dari gigi 3 ke gigi 2., maka akan terasa "nyentak"., klo menurut gw mingkin karna ni motor semi racing jadi gigi2 di buat lebih kuatengine brakenya., hoalah.,

yg bkin gw seneng pke cbr karna ni motor irit bgetttttttzzzzz., jd ga bnyak2 ja2n bensin kn., (tp dlm kondisi mesin standar).

dibandingin motor lama gw "kawasaki ninjar", cbr jauh lebih halus enak diliatnya.,. walaupun sentakannya jauh lebih enak ninja., but., cbr is dbest...

berhubung blum lma ni gw biz beres2 gudang., gw nemuin majalah otomotif lma yg jadul tentang honda cbr., so langsung gw posting aj deh.,

Upgrade Honda CBR150R-Modal ngebut 190Kpj… Ada 5 langkah, Langkah2 ini stylenya cuma P’N’P alias plug and play, jadi masih belum extreme dan layak untuk harian.

1)Knalpot

Knalpot standar CBR 150 R sebetulnya sudah dilengkapi katalisator untk menekan emisi gas buang. Jadi bisa diganti dengan merek Endurance atau Yosimura. Kalau Endurance lebih enak putaran bawah, kalau Yosimura putaran atas.

Well, untuk masalah exhaust ini sih… Kalau memang sudah lebih banyak (udara+bensin) yang masuk dan limit rpm meningkat maka memang sudah wajib ganti. Tapi untuk urusan mesin standar mending gak usah ganti knalpot, karena kalau belinya gak bagus cuma bikin putaran atasnya “ngempos” karena nggak ada tendangan balik dari knalpot. Sayangnya saya tidak bisa menjelaskan secara teknisnya, tapi itu diperlukan untuk harian sebagai peningkat torsi pada rpm tinggi…

2)Karburator

Karburator standar CBR merupakan karbu vakum yang memerlukan isapan dari piston untuk membuat karet skepnya tertarik dan terangkat. Makanya kadang membuat lelet, untuk itu disarankan diganti dengan Keihin PWK 28 yang venturinya masih sebesar CBR standar, kan disini temanya P’N’P. Filter udara dilepas. Dan pakai gas spontan.

Catatan saya:

  • Dimajalah sudah ada yang melakukan pembesaran porting sebanyak 2mm, jadinya Keihin PWK-nya juga sudah direamer menjadi 30mm… Pendapat gw sih kalau mau lebih bisa tuh… Toh di moge Honda 599 (versi harian CBR600R) memakai keihin injeksi 34mm TIAP SILINDER… Tapi diameter pistonnya 67mm (CBR 150R 63,5mm). Sayangnya gw buka situs www.sudco .com tidak ada karbu PWK, ataupun PE yang berukuran 31mm. Tapi toh untuk harian cukup itu saja…

  • Lebih baik pakai gas spontan, soalnya untuk full throttle pelintirannya terlalu dalam, kadang malah saya menggeser tangan untuk full throttle.

3)Pengapian

Masalah CDI racing sih ada pilihan merek Shindengen atau Direct dari Thailand… Kalau yang standar dibatasi sampai 10.500rpm. Tapi CBR gw bisa 12.000rpm sih baru mberebet. Kalau yang dari Thailand bisa mencapai 13.500. Pilihan local ada dari BRT.

4)Kopling

Kalau dimajalah sih kopling dimodifikasi. Peredam karet kopling dilepas lalu pegas penekan diganjal 3mm.

Komen gw sih emang CBR setengahnya berbasis kendaraan harian, jadinya kopling (jika standard dan belum disetel) memang jarak mainnya panjang… Tujuannya sih untuk setengah kopling mungkin… Toh waktu Marco Melandri ke Indonesia dan ngajarin balap ke pembalap Indonesia. Ada salah satu pembalap yang belajar, “saya baru belajar kalau sebetulnya kopling gak usah ditekan penuh…”. Kalau gw saran sih jangan dilakukan… Cepet rusak bro…

5)Final gear

Ini untuk rider yang seneng top-speed ketimbang akselerasi. Rasio gir diperberat 1 sampai 1,5. Misalnya pakai 15/44 dengan rantai ukuran 428, atau dengan ukuran 14/40 dengan ukuran rantai 415

No comment untuk yang ini…

6)Porting dan Polishing *(tambahan)*

Sumber: Majalah otomotif edisi No.20/XV Senin, 19 September 2005




Selasa, 08 September 2009

Tips2 berkendara



Tips Bersepeda Motor Jarak Jauh



Menjelang lebaran, tentu arus mudik akan melonjak. Sebagian besar orang melakukan perjalanan cukup jauh dan melelahkan untuk pulang kampung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemudik dengan sepeda motor jumlahnya pun tidak sedikit. Mudik dengan sepeda motor tentu lebih melelahkan. Pada posting ini, saia mau berbagi tips seputar bersepeda motor jarak jauh.

Sepeda motor khususnya motor bebek sebenarnya lebih ditujukan untuk dipake sebagai kendaraan dalam kota yang lincah dan ekonomis. Sehingga ketika menghadapi keruwetan lalu lintas dalam kota, pengendara tidak terlalu terhambat. Tapi sebenernya motor bebek kuat juga untuk dikendarai jarak jauh, asalkan dikendarai dengan tidak terlalu memaksa. Tentu, motor harus diservis dan diganti oli yang sesuai spesifikasi (lebih baik lagi jika motor dikondisikan kembali jadi standar pabrikan) untuk memastikan motor dalam kondisi dan performa terbaiknya.

Tips perjalanan jauh dengan sepeda motor:

  • Panasi motor seperti biasa sampai mesin berputar stasioner
  • Ketika baru memulai perjalanan, jangan dijalankan terlalu cepat. Hal ini untuk mengatur ritme berkendara. Karena kali ini perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Jadi berbeda dengan mengemudi dalam kota. Misal untuk 15 menit pertama, jalankan motor dengan kecepatan maks 70 km/jam. Kemudian menit ke-16 sampai ke-30 ditambah lagi hingga 80km/jam. Setelah itu, jalankan dengan kecepatan yang anda inginkan asalkan aman.
  • Jangan memaksakan mesin bekerja pada rpm tinggi. Misalkan maksimal 8000rpm.
  • Sebaiknya tidak terlalu sering menjalankan motor dengan gas penuh agar ketahanan mesin tetap terjaga. Jika motor dipacu hingga gas penuh dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan kerusakan seker. Motor menjadi macet. Inilah pentingnya mengatur ritme.
  • Beristirahatlah tiap kali mengisi bbm atau jika mulai merasa ngantuk dan lelah. Selain pengendara dapat istirahat, sepeda motor pun ikut istirahat agar mesin tidak terlalu panas. Sehebat-hebatnya mesin, tentu ada batasnya.

Sekian sedikit tips dari-ku :)

Subscribe